Sabtu, 10 Maret 2012

Seandainya

Seandainya waktu itu tidak datang
Seandainya waktu itu tidak ada
Seandainya rasa itu tidak muncul
Seandainya harapan itu tidak pernah ada
Tidak akan ada hati yang terluka
Tidak akan ada perasaam yang hampa
Tidak akan ada jiwa yang pilu
Semuanya tidak akan ada
Semuanya tidak akan terjadi
Seandainya tidak ada seandainya
Tidak akan ada hal yang tidak pasti
Tidak akan ada lagi penantian yang sia-sia
Tidak akan ada lagi harapan yang palsu
semuanya serba seandainya

Hujan

Tetes demi tetes airkau turunkan
Untuk membasahi bumi ini
Membawa kedamaian dan kesejukan
Memberikan harapan tentang hal indah yang di nanti
Akankah kau akan terus ada sepanjang waktu
Membawa kenangan yang pernah ada
Hujan
Bagiku dirimu sangatlah berarti
Demi membawa kedamaian bagi hidup ini
Membasahi setiap bagian hati yang gersang
Hujan
Akan kutunggu kau sampai kapanpun

Tertawa Walau Menangis

Wanita tua itu sedang duduk termenung di bawah naungan nasip
Dia tidak pernah berpikir kalau dia akan menjadi seperti ini
Perjuangan yang selama ini dia lakukan
Seolah hanya sekedar isapan jempol belaka
Seolah-olah tidak sedang terjadi sesuatu
Dalam hidupnya dia hanya ingin mengenang sejarah tentang dirinya
Tapi apa yang terjadi adalah hal yang sebaliknya
Tidak satu orangpun yang mengingat tentang dirinya
tak seorangpun yang menghargai kerja kerasnya
Tak seorangpun
Semua yang ada pada diri di rebut dengan paksa
oleh lintah darat yang haus akan kekuasaan
oleh kucing garong yang selalu mencuri milik orang lain
Tapi dia tak pernah mengeluh
Dia tak pernah protes atas apa yang sudah ia terima
Ia tetap sabar menghadapi segala cobaan yang datang
Di sudut bibirnya terlukis senyum indah dan menawan
dia tetap terseyum walau sebenarnya menangis

Di ujung jalan itu

lelah kaki ini untuk melangkahkan dirinya lagi
Seraya tubuh ini hendak tumbang 
walau hanya di tiup angin 
yang melambai seakan ingin menertawakanku.
Ya, menertawakanku
menertawakanku dari kegagalan yang selama ini aku lakukan
kegagalan yang terus saja aku ulang setiap saat
tak pernah bagi ku untuk mencoba untuk memperbaikinya.
kegagalan yang terus saja mengukir pedjalananku
kaki ini pun terus melangkah,
melangkah walau tak kuasa menahan rasa malu ini
rasa malu yang yang melekat kuat dalam diri ini.
rasa malu yang takkan hilang walau tubuh ini telah hancur
tapi aku tetap melangkah
aku tak peduli lagi dengan semua yang terjadi padaku ini
aku ingin sekali melakukan hal yang benar
walau hanya sekali hidup ku ini
aku tetap melangkahkan kaki ku ini
setidaknya sampai di ujung jalan itu